Pilihan Umum
Pemilihan
umum itu termasuk suatu proses dimana para pemilih memilih orang-orang untuk
menjadi jabatan-jabatan politik tertentu. Jabatan yang dimaksud disini beraneka
ragam. Mulai dari presiden, wakil rakyat di pelbagai tingkat pemerintahan, sampai
kepala desa. Pada konteks yang lebih luas, pemilu dapat juga berarti proses
menjadi jabatan pada waktu di sekolah, seperti : ketua osis atau ketua kelas. Walaupun
untuk ini kata pemilihan lebih sering di gunakan.
Dalam
pemilu, para pemilih juga disebut konstituen, dan kepala merekalah para peserta
pemilu yang menawarkan janji-janji dan program-programnya pada masa kampanye.
Kampanye dilakukan selama waktu yang telah ditentukan, menjelang hari
pemungutan suara. Setelah pemungutan suara dilakukan oleh para peserta dan
disosialisasikan ke para pemilih.
Bagaimana
jika calon pimpinan kita yang mencolankan diri akan membawa keburukan pada kita
semua akan tetapi berjanji memberikan imbalan uang berlimpah-limpah pada kita ????
Apa yang harus kita lakukan agar tidak akan tarjadi ?? Jika calon pemimpinnya tidak hanya satu, sebaiknya
kita memilih yang lainnya. Yang menurut kita membawa kebaikan dan manfaat bagi orang banyak. Baik di dalam sekolah,
maupun pemerintahan. Yang mau mengantisipasi apapun kekurangan dari kita. Kalau pilihanya hanya satu ....... kita
GOLPUT aja ,,,,,,,, Alangkah baiknya kita mengingatkan pemimpin kita agar mau
membawa kita dalam kebaikan . Dan mau menerima usul-usulan kita. Sebaiknya
dalam pemilihan kita benar-benar memilih yang sesuai dengan hati nurani kita.
Bukan karena uang ataupun yang lain.
Maka
dari itu, hikmah yang dapat kita ambil dengan adanya pemilihan umum, orang yang
akan mengisi atau menjadi jabatan-jabatan baik dikota, sekolah, ataupun
dinegara sesuai dengan pilihan kita. Bukan pemimpin yang turun temurun yang
akan menimbulkan perpecahan atau sifat iri, dengki, dan hasut. Dengan hal itu
semua membuat kita akan menjadi jujur, adil dan mengikuti hirarki peraturan
perundang-undang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar