Kamis, 26 Desember 2013

Butuh Bantuan PEMDA (Civic Social)



Banjir Menggenangi Rumah Warga

Intensitas hujan di Sidoarjo, akhir-akhir ini terus meningkat. Hal itu membuat beberapa ruas jalan digenangi air. Misalnya, pintu masuk tol Waru yang ketinggian airnya membuat banyak kendaraan roda empat yang mogok. Tak hanya itu, rel kereta api di Porong juga terendam air. Di luar beberapa lokasi tersebut, luapan air juga menggenangi beberapa wilayah lain di kota Delta. Diantaranya kelurahan Gebang dan Bluru Kidul. Berdasar pengamatan di lapangan, genangan air tersebut mencapai 50 centimeter. Saluran air yang ada di kanan kiri jalan desa tidak mampu menampung air. Akibatnya, rumah yang berlokasi di dekat jalan harus rela menjadi korban genangan air.
Air yang berasal dari luapan kali pucang itu masuk kelima kamar yang berada dilantai itu. Sebagian dari mereka tidur di lantai 2 yang merupakan tempat untuk jemur pakaian. Tak hanya itu, berbagai perabotan rumah ikut terendam banjir. Diantaranya lemari, baju, kursi kayu di luar keluarga, sofa di ruang tamu, serta di depan. Untungnya, salah satu warga masih bisa menyelamatkan barang elektronik seperti televisi dan kipas angin. Salah satu seseorang bahwa, banjir sudah tiga kali menggenangi rumahnya. Menurut orang tersebut, banjir itu disebabkan oleh peninggian jalan didepan rumahnya. Karena itu, ketika hujan air langsung masuk ke rumah karena posisinya lebih rendah. Selain itu, saluran air tidak bisa menampung karena kali pucang meluap.
Apa yang dibutuhkan warga dalam menghadapi banjir?      
Warga membutuhkan bantuan dari PEMDA. Apabila tidak ada penanganan dari PEMDA, banjir akan terus menerus terjadi. Butuh  penanganan yang lebih detail agar tidak terjadi banjir yang terus menerus mengguyur Kota Sidoarjo. PEMDA hendaknya melakukan survei dan mencari tahu sebab trjdinya banjir. Jika sudah diketahui sebabnya, maka selanjutnya melakukan perubahan dan perbaikan terhadap lingkungan. Jika banjir sudah terjadi, masyarakat membutuhkan bantuan berupa makanan, obat-obatan, dan tempat yang layak untuk tempat tinggal warga.

Minta Stop Drama Shutdown (goverment)



Obama Batalkan Banyak Kunjungan

Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama muai serius mengupayakan berakhirnya shutdown pemerintahan yang sudah memasuki hari keempat. Agar lebih fokus, pemimpin umur 43 tahun itu pun membatalkan sejumlah agenda penting di mancanegara. Termasuk, kunjungan ke negara-negara Asia. Dengan nada keras, Obama meminta para politisi segera menghentikan sandiwara mereka tentang shutdown.
Obama menyalahkan republik atas macetnya roda pemerintahan kali ini, sebab partai konservatif tersebut ngotot untuk menganggarkan ulang, undang-undang asuransi kesehatan telah disahkan. Padahal, bagi demokrat obamacare merupakan harga mati untuk pemerintahan Obama.
Apakah di setiap kepemimpinan, semuanya mementingkan rakyatnya ?
Dalam kepemimpinan di negara, keluarga maupun di sekolah tidak semuanya mementingkan rakyatnya atau orang-orang disekitarnya. Jika dipraktekkan memberikan arah-arahan, Kesejahteraan bagi semua pihak dapat menguntungkan pada semua pihak dan tidak akan menimbulkan kerugian didalam dirinya. Maka dari itu, siapapun yang menjadi pemimpin, baik laki-laki maupun perempuan dimanapun tempatnya baik di dalam negara, keluarga maupun sekolah itu harus bersikap tegas, adil, bertanggung jawab dan bisa memenuhi kebuthuan orang-orang disekitarnya. Karena kemajuan dan kemunduran didalam kepemimpinan tergantung dalam pemimpinnya.   .       

Sabtu, 21 Desember 2013

Sebagian Cerita dari Kehidupanku



Tentang Aku

Eeehhm ,,,,,,,,
          Perkenalkan namaku Nailul Farikhah, bisa dipanggil Nail, cantikkan namanya ??? Tau tidak ..... namaku punya arti yang bagus loch Ukhty !!! “Mendapat Kebahagiaan” .... Baguskan Ukhty artinya ?? Harapanku semoga didalam arti namaku tersebut akan membawa diriku dimasa yang akan datang dan masa depan akan menjadi lebih baik, amiiin ,,,, !!!
          Mulai dari aku duduk di RA, kemudian di SD, setelah itu aku dipondokkon orang tuaku selama 6 tahun dari MTS sampai MA dan sekarang di UINSA. Semua itu karena orang tuaku yang begitu besar dalam membanting tulang dengan memberi semangat yang besar untukku. Dan aku pun harus bisa menjadi anak yang menjadi keinginan orang tuaku dan membalas semua jasa-jasa mereka. Bukan begitu Ukhty ,,,, ???? Sekarang aku sedang belajar di UINSA (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel) Surabaya jurusan PGMI di fakultas Tarbiyah dan keguruan. Alhamdulillah yah sesuatu ,,,,, ! bisa masuk di UINSA. Dari dulu ibuku sangat menginginkan kalau aku bisa masuk di UINSA. Harapanku pun juga begitu. Tapi, ini belum cukup sudah membahagiakan mereka. Aku harus bisa menempuh sekolah ini, minimal 4 tahun atau 3 tahunlah ,,,, amiiin ... !!!
         Apa yang harus kulakukan dalam 4 tahun dan setelah 4 tahun yaaah ,,,, ????Di dalam 4 tahun ini, aku mulai mencari pengalaman dalam mengajar/membimbing belajar anak-anak yang mempunyai karakter dan kemampuan yang berbeda-beda dan mulai belajar menyikapi anak-anak tersebut dengan usaha yang cukup baik. 4 tahun yang akan datang aku harus bisa menjadi guru sekaligus pendidik di SD/MI maupun di SDI.yang profesional, lincah dan kritis dalam berfikir maupun bertindak dan sudah mampu dalam menilai kemampuan dan karakter anak didik yang berbeda, sudah bisa memberikan contoh yang baik bagi anak didik, dan aku harus bisa membahagiakan kedua orang tuaku yang telah menjadikanku seperti itu. Semua itu berkat rahmat tuhan yang Maha Kuasa. Thanks God ,,,,, !!! dan seharusnya aku harus berusaha semaksimal mungkin agar semua yang menjadi keinginanku bisa tercapai dan menjadi kenyataan.
          Dari semua itu, pastinya butuh prjalanan yang cukup besar dan tidak mulus. Dengan usaha dan tekad yang begitu kuat dan selalu semangat dalam menerima ujian apapun. Karena kembali pada diri kita masing-masing. Baik yang enak maupun sebaliknya.          

Hak Untuk Mendapatkan Pendidikan

                      

Mereka juga Ingin Belajar

Dalam UUD 1945, khususnya pasal 28 ayat 1 menyatakan bahwa “setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak memperoleh pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia.” Selain itu, pasal 31 ayat 2 juga menyatakan bahwa “setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar, sedangkan pemerintah wajib membiayainya.
Akan tetapi, mengapa di Indonesia ini masih banyak sekali anak kecil yang kurangnya dalam pendidikan ???? Hal itu dikarenakan kurangnya ekonomi atau daerahnya yang kurang mendukung. Mereka biasanya bertempat tinggal di pinggar jalan, mendirikan gubug kecil-kecilan, bahkan ada yang tidak mempunyai tempat tinggal. Mereka memeras keringatnya sendiri dengan cara meminta-minta di pinggir jalan, menjadi pengamen dan ada juga yang jualan. Penghasilan mereka hanya cukup buat mereka makan, padahal mereka juga ingin seperti kita bisa menerima ilmu dan menjadi orang yang berpendidikan.
Bagaimana partisipasi kita sebagai mahasiswa meskipun mereka tidak ada yang menyekolahkan, akan tetapi tetap mendapatkan ilmu agar bisa menjadi anak yang berpendidikan ?????? sebaiknya kita sebagai mahasiswa memberikan mereka pembelajaran dan pengetahuan dengan membuatkan tempat yang layak. Dari pembelajaran mulai A sampai Z. Dengan metode pembelajaran semampu kita, yang sekiranya dapat memudahkan mereka dalam menerima apa yang kita berikan, mengarahkan mereka agar bisa menjadi warga negara yang baik dan menghibur mereka bagi mereka yang kurang senang dalam menerima pembelajaran dan pengetahuan, karena sudah kebiasaan mereka yang belum pernah menerima pembelajaran dan pengetahuan. Kita juga akan berusaha menyalurkan buku-buku untuk mereka, agar mereka bisa mendapatkan pengetahuan sendiri dari buku yang sudah dibaca mereka. Mereka pasti senang sekali meski tanpa sekolah, mereka tetap bisa belajar. Yang dulunya belum mengetahui pengetahuan akan menjadi tau sedikit demi sedikit.
Hikmah bagi kita, dengan memberikan ilmu yang kita miliki kepada mereka, itu tandanya ilmu kita bermanfaat dan kita tidak sombong dengan ilmu yang sudah kita dapatkan dan kita miliki. Dengan berjalannya waktu, kita bisa mengubah mereka menjadi anak-anak bangsa yang lebih baik dari hari kemarin. Dan juga menambahkan wawasan luas kita tentang kehidupan mereka yang begitu kelam, cara mereka memeras keringat, dan perasaan mrereka yang begitu menggebuh-gebuh agar mereka bisa sekolah.