Kamis, 03 Oktober 2013

Bangsa Indonesia




Bangsa Kita

Berdasarkan letak geografisnya, negara kita termasuk negara yang strategis  karena diapit oleh dua benua besar dan dua samudra. Jumlah penduduknya selalu bertambah. Dan juga dilalui oleh jalur perdagangan internasional. Tetapi, dalam memandang suatu bangsa bukan hal-hal diatas saja yang menjadi tolak ukurnya. Beberapa aspek kehidupan lain seperti ideologi, politik, ekonomi, agama, budaya, sosial dan lain-lain.Yang menjadi bagian dari wawasan kebangsaan juga ikut menentukan seberapa besar bangsa itu.
Seiring perjalanan waktu, disintregasi wawasan kebangsaan tersebut memudar sehingga menyebabkan konflik  dan wilayah yang memicu perpecahan bangsa kerap terjadi. Disinilah tampak peranan wawasan kebangsaan dalam menumbuh kembangkan cita-cita negara yang menamai dirinya sebagai kesatuan RI.
            Lalu, Bagaimana pula menumbuhkan wawasan kebangsaan tersebut?
Ketika kita duduk di bangku SD dulu dan melihat peta, tentu kita dapat menunjukkan bahwa kepulauan Indonesia merupakan satu kesatuan. Karena satu kesatuan gerombolan pulau-pulau diantara dua lautan yaitu lautan Pasifik dan lautan Hindia, dan diantara dua benua yaitu benua Asia dan Australia. Dan ketika dulu kita waktu masih kecil sudah bisa mengetahui dan mengatakan kalau pulau-pulau Jawa, Sumatra, Sunda, Maluku, Halmahera dan pulau-pulau kecil diantaranya adalah Satu Kesatuan.
            Hal tersebut pernah dikemukakan oleh bapak presiden pertama kita. Didalam pidatonya pada tahun 1945.
Apalagi dari jajaran orang-orang yang sudah besar. Seperti : Mahasiswa ataupun yang lain, sebaiknya lebih mengerti dan bisa menumbuhkan wawasan kebangsaan dari berbagai cara dan pengetahuan yang luas.
 Bangsa kita memiliki beberapa adat istiadat, cara berpakaian,rumah adat, makanan khas yang berbeda. Tetapi, bangsa kita tetap menggunakan ideologi yang sama yaitu Ideologi Pancasila. Sedangkan politik bangsa kita menganut sistem Demokrasi Pancasila. Kita sebagai penerus bangsa, alangkah baiknya melaksanakan Ideologi Pancasila dan Demokrasi Pancasila dengan baik dan sesuai yang sudah di tentukan.
            Dari penulisan yang ada ini, bangsa kita selalu menjadi satu kesatuan meskipun ada beberapa aspek, pulau, suku dan lainnya. Tetapi bangsa kita bersemboyan Bhinneka Tunggal Ika yang artinya Berbeda-beda tetapi tetap satu jua.     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar